Setiap agama mengajarjan umatnya
untuk bersyukur. Allah akan berjanji akan menambah nikmat-Nya Bila kita lalai
bersyukur, sesungguhnya azab-Nya sangat pedih.
Hampir disetiap aktivitas kita
dianjurkan untuk memulainya dengan mengucap syukur, dan mengakhirinya juga
dengan syukur. Bangun tidur bersyukur karena masih bisa bangun. Mau makan bersyukur karena masih ada yang
dimakan, mau berpakaian bersyukur, mau pergi dan sampai tujuan bersyukur karena
tiba dengan selamat dan lancar.
Terkadang untuk hal-hal yang rutin dan “sudah dari sananya...” kita luput
mensyukurinya. Akhir bulan gajian sudah rutin dan memang sudah seharusnya
menerima uang, jadi lupa bersyukur. Malah komplain ada potongan..
Bisa melihat, sudah dari sananya..
bisa berjalan, sudah dari sananya.... jantung berdetak, sudah dari sananya...
bisa bernafas, sudah dari sananya, bisa pipis sudah dari sananya. Seandainya kita
melihat saudara-saudara kita yang
meraung-raung kesakitan karena tidak bisa pipis saya rasa anda akan mikir juga.
Tapi kalau salah satu organ tubuh kita sakit atau kurang berfungsi sempurna,
kita langsung MENGELUH, saking fokusnya pada 1% bagian tubuh kita yang sakit,
kita lupa dengan 99% yang lain yang sehat dan berfungsi dengan baik. Maka,
semakin meluas lah area tubuh yang sakit. What you focus on increases..?
Banyak orang yang suka mencari simpati dengan menyebarkan kabar buruk yang
menimpanya. Bahkan dibubuhi segala sehingga kesannya jadi jauh lebih parah dari
kondisi sesungguhnya. Baru diinfus sebotol. Kabarnya ada di ICU. Baru sekedar
di Scan dadanya sudah bilang sakit jantung. Yang sering terjadi kemudian adalah
.... persis seperti yang dikatakannya.
Begitu juga dengan hai-hal lainnya. Bisnis kurang beruntung, bilangnya
hampir bangkurut, dan akhirnya bisa bangkrut betulan. Diri anda berperan besar dalam menciptakan kehidupan
anda, kebanyakan Allah tinggal petuk palu.
Sering Allah memberi pesan melalui hati nurani kita, namun kita lebih
menggunakan akal kita yang merefensinya terbatas pada apa-apa yang pernah kita
alami. Tapi, ada sesuatu nikmat sangat baik dan luar biasa dan kita bisa
meninggkatkannya, kesehatan, kekayaan, relasi, ilmu, atau apapun yang kita
inginkan thank you Allah, Terima kasih Allah, Alhamdulillah .. kata yang mudah, dengan penempatan pas di hati kita. Tapi
kenapa tidak banyak yang melakukannya..????? karena Yang Maha Pencipta
berjanji bila kita bersyukur maka nikmat akan ditambahkan pada kita, maka itu
menjadi hukum alam yang pasti sepasti hukum gravitasi, bila kita melempar benda
ke atas benda itu pasti jatuh lagi karena gaya tarik bumi, pada saat kita
bersyukur dengan tulus ikhlas diri kita memancarkan getaran positif ke alam
semesta. Getaran itu ditangkap oleh alam semesta dan kembali pada diri kita dalam
jumlah yang lebih banyak. Dalam bentuk materi yang kita syukuri...
Dari pada mengeluh kerugian, syukuri saja rezeki yang sudah ada ditangan,
sekecil apapun itu, dari pada mengeluh sering hujan, banjir, panas tetap
bersyukur, syukur adalah pupuk yang manjur dan setiap yang disyukuri pasti
bertambah subur
Mau rumah besar syukuri dan rawat tempat tinggal yang anda miliki.
Mau kendaraan yang mewah, syukuri kendaraan yang dimiliki,
Mau penghasilan yang besar, syukuri pekerjaan dan gaji yang ada
Mau bisnis mau berkembang, syukuri yang ada terlebih dahulu.. ikhlas, sabar
karena semua akan terwujud. Ini adalah
hukum alam yang tidak bisa dilawan...
